20 SUNNAH RASULULLAH SAW YANG SERING DILUPAKAN

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

MINTAK TOLONG >KLIK SINI< SEBELUM MEMBACA! TERIMA KASIH! 
PLEASE >CLICK HERE< BEFORE READING! THANK YOU!
읽기 전에 >여기를 클릭하십시오< 감사합니다!





Sunnah adalah segala sesuatu yang diriwayatkan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam baik perkataan, perbuatan, ataupun persetujuan. Sunnat pula berarti sesuatu yang pelakunya mendapat pahala dan tidak ada dosa bagi yang meninggalkannya. Di antara perbuatan sunnah yang jarang dilakukan kaum muslimin adalah sebagai berikut:

1. Mendahulukan Kaki Kanan Saat Memakai Sandal Dan Kaki Kiri Saat Melepasnya

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika kalian memakai sandal maka dahulukanlah kaki kanan, dan jika melepaskannya, maka dahulukanlah kaki kiri. Jika memakainya maka hendaklah memakai keduanya atau tidak memakai keduanya sama sekali.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

2. Menjaga Dan Memelihara Wudhu

Diriwayatkan dari Tsauban Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Istiqamahlah (konsistenlah) kalian semua (dalam menjalankan perintah Allah) dan kalian tidak akan pernah dapat menghitung pahala yang akan Allah berikan. Ketahuilah bahwa sebaik-baik perbuatan adalah shalat, dan tidak ada yang selalu memelihara wudhunya kecuali seorang mukmin.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

3. Bersiwak (Menggosok Gigi dengan Kayu Siwak)

Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anha bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Siwak dapat membersihkan mulut dan sarana untuk mendapatkan ridha Allah.” (HR. Ahmad dan An-Nasa`i)

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam juga bersabda, “Andaikata tidak memberatkan umatku niscaya aku memerintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali hendak shalat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Bersiwak disunnahkan setiap saat, tetapi lebih sunnah lagi saat hendak berwudhu, shalat, membaca Al-Qur`an, saat bau mulut berubah, baik saat berpuasa ataupun tidak, pagi maupun sore, saat bangun tidur, dan hendak memasuki rumah.

Bersiwak merupakan perbuatan sunnah yang hampir tidak pernah dilakukan oleh banyak orang, kecuali yang mendapatkan rahmat dari Allah. Untuk itu, wahai saudaraku, belilah kayu siwak untuk dirimu dan keluargamu sehingga kalian bisa menghidupkan sunnah ini kembali dan niscaya kalian akan mendapatkan pahala yang sangat besar.

4. Shalat Istikharah

Diriwayatkan dari Jabir Radhiyallahu Anhu bahwa ia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengajarkan kepada kita tata cara shalat istikharah untuk segala urusan, sebagaimana beliau mengajarkan surat-surat Al-Qur`an kepada kami.” (HR. Al-Bukhari)

Oleh karena itu, lakukanlah shalat ini dan berdoalah dengan doa yang sudah lazim diketahui dalam shalat istikharah.

5. Berkumur-Kumur Dan Menghirup Air dengan Hidung Dalam Satu Cidukan Telapak Tangan Ketika Berwudhu

Diriwayatkan dari Abdullah bin Zaid Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berkumur-kumur dan menghirup air dengan hidung secara bersamaan dari satu ciduk air dan itu dilakukan sebanyak tiga kali. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

6. Berwudhu Sebelum Tidur Dan Tidur Dengan Posisi Miring Ke Kanan

Diriwayatkan dari Al-Barra’ bin Azib Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika kamu hendak tidur, maka berwudhulah seperti hendak shalat, kemudian tidurlah dengan posisi miring ke kanan dan bacalah, ‘Ya Allah, Aku pasrahkan jiwa ragaku kepada-Mu, aku serahkan semua urusanku kepada-Mu, aku lindungkan punggungku kepada-Mu, karena cinta sekaligus takut kepada-Mu, tiada tempat berlindung mencari keselamatan dari (murka)-Mu kecuali kepada-Mu, aku beriman dengan kitab yang Engkau turunkan dan dengan nabi yang Engkau utus’. Jika engkau meninggal, maka engkau meninggal dalam keadaan fitrah. Dan usahakanlah doa ini sebagai akhir perkataanmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

7. Berbuka Puasa Dengan Makanan Ringan

Diriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berbuka puasa sebelum shalat maghrib dengan beberapa kurma basah. Jika tidak ada maka dengan beberapa kurma kering. Jika tidak ada, maka beliau hanya meminum beberapa teguk air.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

8. Sujud Syukur Saat Mendapatkan Nikmat Atau Terhindar Dari Bencana

Sujud ini hanya sekali dan tidak terikat oleh waktu. Diriwayatkan dari Abu Bakrah Radhiyallahu Anhu ia berkata, “Jika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapatkan sesuatu yang menyenangkan atau disampaikan kabar gembira maka beliau langsung sujud dalam rangka bersyukur kepada Allah.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

9. Tidak Begadang Dan Segera Tidur Selesai Shalat Isya`

Hal ini berlaku jika tidak ada keperluan saat begadang. Tetapi jika ada keperluan, seperti belajar, mengobati orang sakit dan lain-lain maka itu diperbolehkan. Dalam hadits shahih dinyatakan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak suka tidur sebelum shalat isya` dan tidak suka begadang setelah shalat isya`.

10. Mengikuti Bacaan Muadzin

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu Anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh muadzin, kemudian bershalawatlah kepadaku. Barangsiapa yang bershalawat kepadaku, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.Kemudian mintakan wasilah untukku, karena wasilah merupakan tempat di surga yang tidak layak kecuali bagi seorang hamba Allah dan aku berharap agar akulah yang mendapatkannya. Barangsiapa yang memintakan wasilah untukku maka ia akan mendapatkan syafaatku (di akhirat kelak).” (HR. Muslim)

11. Berlomba-Lomba Untuk Mengumandangkan Adzan, Bersegera Menuju Shalat, Serta Berupaya Untuk Mendapatkan ShafPertama.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Andaikata umat manusia mengetahui pahala di balik adzan dan berdiri pada shaf pertama kemudian mereka tidak mendapatkan bagian kecuali harus mengadakan undian terlebih dahulu niscaya mereka membuat undian itu. Andaikata mereka mengetahui pahala bergegas menuju masjid untuk melakukan shalat, niscaya mereka akan berlomba-lomba melakukannya. Andaikata mereka mengetahui pahala shalat isya dan subuh secara berjamaah, niscaya mereka datang meskipun dengan merangkak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

12. Meminta Izin Tiga Kali Ketika Bertamu

Jika tidak mendapatkan izin dari tuan rumah, maka konsekuensinya anda harus pergi. Namun, banyak sekali orang yang marah-marah jika mereka bertamu tanpa ada perjanjian sebelumnya, lalu pemilik rumah tidak mengizinkannya masuk. Mereka tidak bisa memaklumi, mungkin pemilik rumah memiliki uzur sehingga tidak bisa memberi izin. Allah Ta’ala berfirman, “Dan jika dikatakan kepadamu, “Kembalilah!” Maka (hendaklah) kamu kembali. Itu lebih suci bagimu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Nuur: 28)

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Adab meminta izin itu hanya tiga kali, jika tidak diizinkan maka seseorang harus pulang.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

13. Mengibaskan Seprai Saat Hendak Tidur

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,“Jika kalian hendak tidur, maka hendaknya dia mengambil ujung seprainya, lalu mengibaskannya dengan membaca basmallah, karena dia tidak mengetahui apa yang akan terjadi di atas kasurnya. Jika dia hendak merebahkan tubuhnya, maka hendaknya dia mengambil posisi tidur miring ke kanan dan membaca, “Maha Suci Engkau, ya Allah, Rabbku, dengan-Mu aku merebahkan tubuhku, dan dengan-Mu pula aku mengangkatnya. Jika Engkau menahan nyawaku, maka ampunkanlah ia, dan jika Engkau melepasnya, maka lindungilah ia dengan perlindungan-Mu kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.” (HR. Muslim)

14. Meruqyah Diri Dan Keluarga

Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anha bahwa ia berkata, “Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam senantiasa meruqyah dirinya dengan doa-doa perlindungan ketika sakit, yaitu pada sakit yang menyebabkan wafatnya beliau. Saat beliau kritis, akulah yang meruqyah beliau dengan doa tersebut, lalu aku mengusapkan tangannya ke anggota tubuhnya sendiri, karena tangan itu penuh berkah.” (HR. Al-Bukhari)

15. Berdoa Saat Memakai Pakaian Baru

Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu Anhu ia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam jika mengenakan pakaian baru, maka beliau menamai pakaian itu dengan namanya, baik itu baju, surban, selendang ataupun jubah, kemudian beliau membaca, “Ya Allah, hanya milik-Mu semua pujian itu, Engkau telah memberiku pakaian, maka aku mohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan tujuannya dibuat, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan tujuannya dibuat.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

16. Mengucapkan Salam Kepada Semua Orang Islam Termasuk Anak Kecil

Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru Radhiyallahu Anhu, ia menceritakan, ”Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, ‘Apa ciri keislaman seseorang yang paling baik?’Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, ‘Kamu memberikan makanan (kepada orang yang membutuhkan) dan mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan orang yang tidak kamu kenal.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu Anhu bahwa ia menuturkan, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam berjalan melewati kumpulan anak-anak, lalu beliau mengucapkan salam kepada mereka semua.” (HR. Muslim)

17. Berwudhu Sebelum Mandi Besar (Mandi Junub)

Diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu Anhu, “Jika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam ingin mandi besar, maka beliau membasuh tangannya terlebih dahulu, lalu berwudhu seperti hendak shalat, kemudian memasukkan jemarinya ke airdan membasuh rambutnya dengan air. Selanjutnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menuangkan air tiga ciduk ke kepalanya dengan menggunakan tangannya, lalu mengguyur semua bagian tubuhnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

18. Membaca ‘Amin’ Dengan Suara Keras Saat Menjadi Makmum

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika imam membaca “Amin” maka kalian juga harus membaca “Amin” karena barangsiapa yang bacaan Amin-nya bersamaan dengan bacaan malaikat maka diampunkan dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa kaum salafus-shalih mengeraskan bacaan “Amin” sehingga masjid bergemuruh.

19. Mengeraskan Suara Saat Membaca Zikir Setelah Shalat

Di dalam kitab Shahih Al-Bukhari disebutkan, “Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma mengatakan, mengeraskan suara dalam berzikir setelah orang-orang selesai melaksanakan shalat wajib telah ada sejak zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Ibnu Abbas juga mengatakan, “Aku mengetahui orang-orang telah selesai melaksanakan shalat karena mendengar zikir mereka.” (HR. Al-Bukhari)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Disunnahkan mengeraskan suara saat membaca tasbih, tahmid dan takbir setelah shalat.”

Sunnah ini tidak dilakukan di banyak masjid sehingga tidak dapat dibedakan apakah imam sudah salam atau belum, karena suasananya sepi dan hening. Caranya adalah imam dan makmum mengeraskan bacaan tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah) dan takbir (Allahu Akbar) secara sendiri-sendiri, bukan satu komando dan satu suara. Adapun mengeraskan suara ketika berzikir dengan satu komando, satu suara dan dipimpin oleh imam maka dalam hal ini terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. Ada yang mengatakan sunnah secara mutlak, ada yang memandang sunnah dengan syarat-syarat tertentu dan ada pula yang mengatakan bahwa zikir berjamaah adalah perbuatan bid’ah.

20. Membuat Pembatas Saat Sedang Shalat Fardhu Atau Shalat Sunnah

Diriwayatkan dari Abu Said al-Kudri Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Ketika kalian hendak shalat, maka buatlah pembatas di depannya dan majulah sedikit, dan janganlah membiarkan seseorang lewat di depannya. Jika ada orang yang sengaja lewat di depannya, maka hendaknya dia menghalanginya karena orang itu adalah setan.” (HR. Abu dawud dan Ibnu Majah)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu Anhuma, ia berkata, “Rasulullah menancapkan tombak di depannya, lalu shalat di belakang tongkat itu.” (HR. Al-Bukhari)

Sunnah ini sering diabaikan, terutama saat melakukan shalat sunnah.

Wahai saudaraku! Jadilah seperti orang yang diungkapkan oleh Abdurrahman bin Mahdi, “Aku mendengar Sufyan berkata, ‘Tiada satu hadits pun yang sampai kepadaku kecuali aku mengamalkannya meskipun hanya sekali.”

Muslim bin Yasar mengatakan, “Aku pernah melakukan shalat dengan memakai sandal padahal shalat tanpa sandal sangat mudah dilakukan. Aku melakukan itu hanya ingin menjalankan sunnah Rasul Shallallahu Alaihi wa Sallam.”

Ibnu Rajab menuturkan, “Orang yang beramal sesuai ajaran Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, meskipun amal itu sangat kecil, maka itu akan lebih baik daripada orang yang beramal tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam meskipun dia sangat bersungguh-sungguh.”

Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang mengikuti sunnah rasul-Mu dan mengikuti jejaknya. Ya Allah, kumpulkanlah kami dan kedua orang tua kami bersamanya di surga wahai Tuhan Yang Maha Pengasih.

Redaktur: Abu Hafsah
Sumber: Kitab Arba’una Darsan Liman Adraka Ramadhan karya Syaikh Abdul Malik Bin Muhammad Bin Abdurrahman Al-Qasim

(Klik untuk lebih Info Keislaman )

Sources of Barakah ( Sumber Keberkatan )

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

MINTAK TOLONG >KLIK SINI< SEBELUM MEMBACA! TERIMA KASIH! 
PLEASE >CLICK HERE< BEFORE READING! THANK YOU!
읽기 전에 >여기를 클릭하십시오< 감사합니다!




This are 18 Sources of Barakah.. :)

1. Good Intentions

If you want something to have barakah attached to it, have good intentions for it. More specifically, make sure that deed is intended for the sake of Allah (Subahanahu Wa Ta’ala). Looking again at the definition of Barakah, you may guess that without us intending what we have or do for the Sake of Allah, the “Divine goodness” won’t be found in our deeds.

2. Piety and Belief in Allah

Allah says in the Quran: “If the people of the towns had but believed and feared Allah, We should indeed have opened out to them (All kinds of) blessings from heaven and earth…”(Surah Al-A’raf, Verse 96). And He says in the Quran: “And for those who fear Allah, He (ever) prepares a way out. And He provides for him from (sources) he never could imagine” (Surah Al-Talaq, Verses 2-3).

3. Putting your trust in Allah

Allah says in the Quran: “And if any one puts his trust in Allah, sufficient is (Allah) for him. For Allah will surely accomplish his purpose. Verily, for all things has Allah appointed a due proportion” (Surah Al-Talaq, verses 3)
Prophet Muhammad (peace be upon him) said: “If only you relied on Allah a true reliance, He would provide sustenance for you just as He does the birds: They fly out in the morning empty and return in the afternoon with full stomachs. (Ahmad, An-Nasa’I, Ibn Majah, Al-Hakim and At-Tirmidhi)

4. Reading Quran

This is the fountain of Barakah! But subhanaAllah, we rarely drink from it! Allah says in the Quran: “And this is a Book which We have sent down, bringing blessings, and confirming (the revelations) which came before it…” (Surah Al-An’am, Verse 92). So read the Quran, and observe the blessings and barakah of Allah enter your life. The further we are from this Book of Guidance, the less barakah we will have in our lives.

5. Saying Bismillah

When you say “Bismillah” before anything you do, you’re invoking the Name of Allah on that activity; not only will that activity be blessed but shaytaan cannot take part in it! So always say “Bismillah” before anything you do! mSubhanaAllah, it’s easy for us to forget to say “Bismillah”. Sometimes we’re so used to saying it that we cannot remember whether we said it or not! Try to be conscious of saying “Bismillah” and understand what you’re saying before your action is performed.

6. Eating with People

Anyone who has had the experience of inviting guests to his/her house will know this one. No matter how little you think the food you’re presenting to your guest is, it’s always more than enough! (Note: this is not an excuse to be miserly when you invite guests over; in fact we should follow the Sunnah of our Prophet Ibrahim (peace be upon him) whom when visited by the angels prepared a large meal for them). What I’m referring to here is the blessing that occurs when eating together, confirmed in the hadeeth of Prophet Muhammad (peace be upon him) who said: “Eat together, for blessing is in Jamma’a (congregation or being together)…”and in another hadeeth: “Whoever has food enough for two persons, should take a third one, and whoever has food enough for four persons, should take a fifth or a sixth (or said something similar).” (Bukhari, Volume 4. Book 56. Number 781)

7. Honesty in Trade

This is for all of the business people out there (include ebayers!). We shouldn’t assume lying and deceiving people will make our trade profitable. On the contrary, it will remove the blessing from your trade. Prophet Muhammad (peace be upon him) said: “The buyer and the seller have the option of canceling or confirming the bargain unless they separate, and if they spoke the truth and made clear the defects of the goods, then they would be blessed in their bargain, and if they told lies and hid some facts, their bargain would be deprived of Allah’s blessings”.( Bukhari, Volume 3, Book 34, Number 293)
Yes, it’s difficult to be honest when you’re trying to sell something, but trust me it’s worth it.

8. Dua

Ask Allah for barakah! If you take note of some of the Duas of the Prophet Muhammad (peace be upon him) you’ll notice that the Prophet used to make dua for barakah. We always say: “May Allah bless you!” Well, guess what? That’s a source of barakah! Also, when you’re invited to someone’s house, Prophet Muhammad advised us to make the following dua for the host: “O Allah, bless for them, that which You have provided them, forgive them and have mercy upon them.”

9. Halal Income / Money

Prophet Muhammad (peace be upon him) said: “O people, Allah is good and He therefore, accepts only that which is good” (Scholars say this refers to Halal income and the importance of it).
A scholar also said of the one who eats Haram, that his limbs will disobey Allah whether he likes it or not, and that the one who eats Halal and seeks Halal income, his limbs will also do good and will be given the permission to seek goodness.
This concept of your limbs being ‘blessed’ and enabled to do good is truly a blessing and a barakah we should all seek. It reminds me of a story of an old man who jumped a large distance that the young men were unable to jump. When the young men asked the old man how he did it, he replied: “These are our limbs: we protected them from committing sins when we were young, so Allah preserved them for us when we got old”.

10. Following the Sunnah of Prophet Muhammad in everything

I’ve said it before and I’ll say it again, the most Productive Man in the history of humanity is our beloved Prophet Muhammad (peace be upon him). Therefore, by simply following his lifestyle and the acts of Sunnah we so often hear about, we obtain a great source of Barakah!
Some of these Sunnahs include: eating Suhoor, eating with the right hand from the side of the plate, going out for Eid Salah, licking your fingers after finishing your meal, sleeping on your right hand side, using the siwaak, and many more. Look out for these Sunnahs and follow them, for imitating the life of the most blessed man on earth is surely a source of blessing!

11. Praying Istikhara

Praying istikhara in all matters and then leaving the outcome to Allah as well as accepting His Decree is a great source of barakah. The Prophet Muhammad (peace be upon him) taught us this beautiful dua which helps us make decisions and not regret the choices we make in the following hadeeth:
On the authority of Jaabir Ibn ‘Abdullah he said: “The Prophet (peace be upon him) would instruct us to pray for guidance in all of our concerns, just as he would teach us a chapter from the Qur’an. He (peace be upon him) would say: ‘If any of you intends to undertake a matter then let him pray two supererogatory units (two rak’ah optional nafil) of prayer and after which he should supplicate:
‘O Allah, I seek Your counsel by Your knowledge and by Your power I seek strength and I ask You from Your immense favour, for verily You are able while I am not and verily You know while I do not and You are the Knower of the unseen. O Allaah, if You know this affair -and here he mentions his need- to be good for me in relation to my religion, my life, and end, then decree and facilitate it for me, and bless me with it, and if You know this affair to be ill for me towards my religion, my life, and end, then remove it from me and remove me from it, and decree for me what is good wherever it be and make me satisfied with such.”
One who seeks guidance from his Creator and consults his fellow believers and then remains firm in his resolve does not regret for Allah has said:
‘…and consult them in the affair. Then when you have taken a decision, put your trust in Allah…” [Quran 3: 159]

12. Giving thanks to Allah in abundance

Allah says in the Quran: “If ye are grateful, I will add more (favours) unto you”. A scholar once told me that if one looks into this verse, the Arabic word that is used to confirm that Allah Wills favours unto the person who thanks Him is actually in the form of an Oath – “La azidannakum”. So Allah is promising the person who thanks Him an increase in goodness and blessings, and Allah never breaks His promises.

13. Charity

In a Hadeeth Qudsi, Allah says: “O son of Adam, spend (in charity), and I’ll spend on you!” Whenever you are broke, or you feel barakah is zapped out of your life and urgently need it to return, the quickest of way of gaining barakah in your life can be through giving charity. For example, let’s say barakah was removed from your life due to a sin you committed; charity cleanses your sins, adds good deeds and is a source of barakah.
I cannot describe the instantaneous gratification of giving charity and the barakah that follows it. Try it NOW!

14. Tying your ties of kinship

Narrated Abu Huraira: The Prophet said, “Allah created His creation, and when He had finished it, the womb, got up and caught hold of Allah whereupon Allah said, “What is the matter?’ On that, it said, “I seek refuge with you from those who sever the ties of Kith and kin.” On that Allah said, “Will you be satisfied if I bestow My favours on him who keeps your ties, and withhold My favours from him who severs your ties?” On that it said, “Yes, O my Lord!” Then Allah said, “That is for you.” Abu Huraira added: “If you wish, you can recite: ‘Would you then if you were given the authority do mischief in the land and sever your ties of kinship?” (Bukhari, Volume 6. Book 60. Number 354)

15. Waking up early

Prophet Muhammad (peace be upon him) said: “Allah made the early hours blessed for my Ummah.”(Ahmed)
This hadeeth was what spurred me to create ProductiveMuslim.com! Such gems of productivity are the sources of blessings which we should seek to make our life productive. Waking up early is such an important step to being blessed and feeling good throughout your day.
Try to wake up for Tahajjud, and then work during the hours before Fajr Salah. If you cannot, then at least wake up for Fajr and stay up till sunrise before you return to sleep. Those hours are filled with Barakah. If you’re able to go to work in those hours, do so, you’ll get much more work done than the whole day put together!

16. Marriage

Allah says in the Quran: “Marry those among you who are single, or the virtuous ones among yourselves, male or female: if they are in poverty, Allah will give them means out of His grace: for Allah encompasseth all, and He Knoweth all things.” (Quran 24:32)
Speaking of marriage, I highly recommend the following training course to anyone seriously thinking of getting married: www.Practimate.com.

17. Salah

Allah says in the Quran: “Enjoin prayer on thy people, and be constant therein. We ask thee not to provide sustenance: We provide it for thee. But the (fruit of) the Hereafter is for righteousness”. To illustrate the point of Salah further, just imagine your life without this great act of ibadah. Where would Barakah come from? For those of you who are still wavering in your Salah, please get back on track; this is your lifeline for the final destination in the hereafter, and the daily food for your soul.

18. Asking Allah for forgiveness

The Prophet (peace be upon him) said: “If anyone continually asks forgiveness from Allah, Allah will appoint for him a way out of every distress, and a relief from every anxiety, and will provide for him from where he did not reckon.”

SOURCE

(Click here for more Islamic Info)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
 photo p18_zpsnhtphbmr.png